HeadlineHukum dan KeamananPendidikan

Pelaku Pemerkosaan Anak SD Di Pamona Barat Terancam 15 Tahun Penjara

POSO- Kepolisian resor (Polres) Poso saat ini tengah menangani kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang laki-laki berinsial R yang berusia 20 tahun, asal Desa Tongko,Kecamatan Lage.

Tersangka melakukan kejahatannya itu pada 6 Februari 2020 lalu sekitar pukul 19.00 Wita di dusun Dopi, desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso. Korbannya seorang anak perempuan yang masih berumur umur 11 tahun, warga desa Lengkeka.

Kasat Reskrim Polres Poso, Iptu Aji Riznaldi Nugroho, menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada hari Kamis tanggal 06 Februari 2020 sekitar jam 19.30 wita. Pelaku mengajak korbannya untuk membeli rokok , dengan alasan di suruh oleh ayah korban

Dalam perjalanan menuju kios tempat membeli rokok, R yang membonceng korban dengan menggunakan motor matic berwarna biru itu tiba-tiba berniat memperkosa korban saat melewati pertigaan ke arah PAM.

R mengatakan kepada korban bahwa dompet miliknya terjatuh di pertigaan PAM. Namun setelah kembali ke pertigaan tersebut terlapor mengajak korban masuk ke arah kebun-kebun dekat dengan sungai kecil, sesampai di tempat tersebut terlapor langsung memarkir sepeda motor miliknya.

Korban sempat berlari hendak menyelamatkan diri kearah pertigaan PAM saat diajak oleh R ke dalam kebun tersebut, namun R berhasil mengejar korban dan membopongnya kembali ke dalam kebun di dekat sungai.

Korban sempat berteriak, akan tetapi R menutup mulutnya dengan tangan sambil tetap menggendong korban menyeberangi sungai kecil itu. Diseberang sungai itulah R melakukan perbuatan bejatnya terhadap korban yang masih kelas 6 sekolah dasar itu.

Usai melakukan perbuatannya, pelaku langsung meninggalkan korbannya begitu saja di dalam kebun lalu melarikan diri menuju Tentena.

Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya. Menerima aduan itu, keluargs korban langsung melaporkannya ke pihak kepolisian setempat yang kemudian langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.

Setelah mencari beberapa lama, tanggal 13 Februari 2020, sekitar pukul 06:15 wita polisi kemudian mendapatkan informasi keberadaan R. Tim Resmob Polres Poso kemudian mengamankan yang bersangkutan lalu dibawa ke Polres Poso untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatreskrim Iptu Aji Riznaldi mengatakan, tersangka dikenakan Pasal 81 Ayat (1) dan Ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan acaman 15 tahun penjara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter Captcha Here : *

Reload Image

Back to top button