Hukum dan KeamananSosial

Meresahkan Warga, BNNK Poso Diapresiasi Warga

POSO,Buletinsulawesi.com- Pengerebekan atau razia yang dilakukan oleh pihak BNNK Poso diwilayah kayamanya sentral atau komleks pasar lama medapat respon positif dari warga setempat pada rabu 18 September 2019. Pasalnya di tempat tersebut sering digunakan untuk trangsaksi serta menggunakan barang haram narkotika jenis sabu sehingga meresahkan warga. Walaupun tidak menemukan barang bukti narkoba, namun paket alat hisap serta plastik bekas pembungkus sabu banyak ditemukan dilokasi.

Penggerebekan dilakukan di tiga tempat, namun masih dalam komleks tersebut dengan mengamankan tiga pria serta satu wanita yang kini masih dalam penyelidikan intensif BNNK Poso.

Sementara itu keberadaan tim berantas dari BNNK Poso serta tim lain sekitar 20 personel yang dipinpin langsung oleh Kaban AKBP Sahidi didampingi Kasi Berantas AKP Alfian J Komaling mendapat respon positif dari masyarakat yang secara langsung menyaksikan penggerebekan karena pertama kali dilakukan petugas untuk pemberantasan narkoba, pasalnya ditempat tersebut telah meresahkan warga, namun tidak berani melapor.

Disela-sela penggerebekan suara-suara sumbang kiri dan kanan dari warga “tangkap saja bikin rusak anak-anak kita, tangkap saja pak siapa suruh kerja yang begitu-begitu”. Selain itu tim bertas juga diakui oleh warga dalam kehandalanya dalam pemberantasan narkotika dan tidak bisa diragukan lagi dengan alasan tampa laporan warga berhasil merangsek masuk ditempat tersebut serta mengetahui adanya peredaran barang haram tersebut.

Kaban BNNK Poso AKBP Sahidi, membenarkan adanya penggerebekan oleh pihak BNNK Poso dengan mengamankan empat orang yang salah satu diantaranya adalah wanita, namun masih dalam tahap penyelidikan serta pengembangan penyelidikan. Sementara megenai respon positif warga setempat diakui juga oleh Kaban saat penggerebekan. Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor karena petugas merahasiakan pelapor.

“Empat orang yang kita amankan di kantor, diantaranya tiga pria serta satu diantaranya wanita, namun masih dalam pengembangan serta penyelidikan” kata AKBP Sahidi

Semntara itu salah satu warga masyarakat enggan disebutkan namanya yang sempat ditemui setelah menyaksikan penggerebekan, mengaku senang karena sekian lama peredaran narkotika didalam komleks telah meresahkan warga,namun baru kali ini dilakukan, walaupun tampa laporan warga tapi kelihain petugas demi membebaskan anak-anak kita dari narkotika.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter Captcha Here : *

Reload Image

Back to top button