HeadlineHukum dan KeamananPemerintahan

Poso Tutup Satu Pintu Perbatasan

Gugus Tugas Pencegahan, Penanganan dan Pengendalian Covid -19 Kabupaten Poso menutup total pintu masuk Kabupaten Poso yang menghubungkan desa Barati kecamatan Pamona Tenggara dengan wilayah Tomata kecamatan Mori Utara kabupaten Morowali Utara sejak hari Sabtu 4 April kemarin.

Ini merupakan salah satu pintu gerbang yang sering dilalui selain gerbang di desa Pancasila, kecamatan Pamona Timur yang berbatasan dengan desa Lembontonara yang sudah masuk kabupaten Morowali Utara.”Satu pintu masuk dibatas Desa Barati akan ditutup, menyikapi perkembangan diwilayah Morowali Utara setelah mengetahui hasil lab, bahwa satu orang di Kabupaten Morut dinyatakan positif,” kata Bupati Poso Darmin A Sigilipu yang juga ketua Tim Gugus Tugas Covid 19 kabupaten Poso kepada sejumlah media di Poso.

Menurut Bupati, penutupan satu pintu masuk desa Barati, untuk meminamalisir mencegah dan menyebarnya covid-19 diwilayah Kabupaten Poso. Kepada masyarakat, Bupati Darmin juga berharap semua masyarakat mematuhi imbauan dari pemerintah, saling mengingatkan terutama didaerah perbatasan.
“Terutama warga yang ada diperbatasan, lebih banyak berdiam diri dirumah atau karantina mandiri,” tegas Darmin. Setelah satu akses perbatasan masuk Kabupaten Poso ditutup, Tim Gugus Tugas Pemkab Poso juga akan meningkatkan penjagaan ekstra ketat di berbatasan dengan Desa Pancasila.

Hingga Minggu 5 April pukul 12:00 wita, jumlah Kasus Positif Covid diseluruh dunia menurut data situs coronavirus-map.com telah mencapai 1,202,236 orang. Jumlah yang meninggal  64,753 orang  dan 246,457 orang berhasil sembuh. Adapun di Indonesia jumlah yang positif mencapai 2,092 orang dengan jumlah kasus meninggal sebanyak 191 dan sembuh sebanyak 1504 orang.

Di Sulawesi Tengah, berdasarkan update dari dinas kesehatan provinsi sulawesi tengah hingga 4 April jumlah pasien positif sebanyak 4 orang, dua orang meninggal, 1 dinyatakan sembuh dan 1 lagi masih dalam perawatan.  Sementara jumlah ODP 111 orang, jumlah PDP 25 orang.

Di Poso sendiri sampai saat ini, berdasarkan data gugus tugas Poso hingga 3 April jumlah ODP ada 5 orang, dan belum ada yang berstatus PDP. Sementara pejalan yang dalam pemantauan berjumlah 2,759 orang. Mereka ini adalah yang pulang kampung setelah berada di luar Poso, termasuk para mahasiswa dan pekerja.

Untuk mengantisipasi jika nantinya ada pasien positif Covid 19 yang harus dirawat, pemda Poso juga telah menyiapkan lokasi perawatan sementara yakni hotel wisata yang ada di kawasan pantai penghibur kelurahan Lawanga. Hotel milik pemda Poso ini memiliki lebih dari 20 kamar yang bisa difungsikan jadi ruang perawatan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter Captcha Here : *

Reload Image

Back to top button