HeadlinePemerintahanSosial

OTG dan ODP Bertambah, APD di RSUD Poso Terbatas

POSO- Hingga 13 April 2020 kemarin, jumlah orang yang masuk kategori ODP atau orang dalam pengawasan di kabupaten Poso bertambah dari 9 menjadi 12 orang. Selain itu, jumlah OTG atau orang tanpa gejala juga bertambah dari 1 orang yang ada di kecamatan Poso Kota, menjadi 4 orang. Ada penambahan 3 orang. 2 Orang diantaranya tercatat di kecamatan Pamona Puselemba dan 1 orang di kecamatan Lage. Adapun satu orang hingga kini berstatus PDP dan tengah dirawat di RSUD Poso.

Direktur RSUD Poso, dokter Hasmar Massalindri berharap agar warga yang pernah melakukan perjalanan dari luar kabupaten Poso secara sadar melakukan isolasi mandiri untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Pentingnya isolasi mandiri ini mengingat ada kategori yang disebut OTG yakni orang yang memiliki kecenderungan terinfeksi Corona namun tidak menunjukkan gejala seperti orang sakit karena daya tahan tubuhnya yang kuat. Namun OTG bisa menularkan virus ke orang lain tanpa disadari.

Bertambahnya jumlah OTG dan ODP ataupun PDP masih mungkin terjadi apabila melihat banyaknya jumlah pelaku perjalanan yang sedang dipantau. Data tanggal 13 April 2020 menunjukkan ada 4,223 orang kategori ini yang dipantau di Poso. Mereka adalah orang-orang yang pulang ke Poso setelah melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah yang memiliki kasus positif Covid 19.

Juru bicara gugus tugas kabupaten Poso untuk penanganan Covid 19 dokter Marwan Neno, dalam wawancara dengan radio Mosintuwu 107,7 FM mengatakan, kabupaten Poso dikelilingi oleh wilayah-wilayah yang sudah memiliki catatan kasus positif Covid 19. Karena posisinya yang menjadi pusat perlintasan antar provinsi itu menyebabkan tingginya kerentanan penularan wabah ini. Disebelah selatan berbatasan dengan Morowali Utara dan Morowali. Kita ketahui di wilayah Morowali Utara ada 9 orang yang dinyatakan positif. Sementara di Morowali ada 2 kasus positif dan 1 orang meninggal dunia.

Disebelah selatan lainnya ada perbatasan Poso dengan Sulsel. Hingga semalam, data pemerintah memperlihatkan di Sulsel ada 223 orang dinyatakan positif, 15 orang meninggal dan 31 orang sembuh. Jumlah ini menempatkan sulsel di peringkat ke 5 wilayah dengan jumlah kasus Covid 19 terbanyak. Disebelah Utara Poso berbatasan dengan Parigi Moutong. Dalam data dinas kesehatan provinsi sulteng, terdapat 24 orang kategori ODP diwilayah ini. Masuknya orang dari kota Palu, Manado dan Gorontalo juga melewati Parigi Moutong.

Diantara banyaknya kemungkinan orang terinfeksi Corona di kabupaten Poso, dokter Hasmar Massalindri mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah fasilitas seperti ruang perawatan di RSUD Poso dan mekanisme pelayanan yang memisahkan kasus pasien dengan gejala covid 19 dan pasien biasa. Namun demikian ada sejumlah kendala yang dihadapi, yakni, kurangnya APD atau alat perlindungan diri serta peralatan ventilator yang saat ini hanya tersedia 1 unit.

Jika melihat kondisi diatas maka cara terbaik menghadapi pandemi ini adalah kesadaran masyarakat melakukan pembatasan sosial dan fisik agar virus tidak sampai menjangkit. Adapun orang yang pernah punya catatan interaksi dengan orang yang terkena Covid 19 seharusnya melaporkan dirinya kepada petugas dan melaksanakan karantina mandiri.(Pian)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter Captcha Here : *

Reload Image

Back to top button