Politik

Tiga Parpol Melaporkan Kampanye Demokrat Atas Dugaan Penghinaan

POSO- Tiga pimpinan Partai Politik (Parpol) di Poso secara serentak pada Sabtu (13/04) melaporkan beberapa orang petinggi partai Demokrat ke Bawaslu Poso atas dugaan penghinaan dan pelecehan Parpol saat berkampanye.Tidak tanggung tanggung dari empat nama yang dilaporkan tersebut adalah Piet Ingkiriwang selaku ketua DPC yang juga merupakan Caleg DPR RI,Ellen Pelealu ketua DPRD Kabupaten Poso caleg provinsi,Nilawati Lukman Caleg DPRD kabupaten dan Roland Marompa yang keseluruhan merupakan kader partai Demokrat .

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun media, munculnya laporan tersebut berawal dari postingan video siaran langsung dari salah satu terlapor saat parta Demokrat menggelar kampanye terbuka di kelurahan Sangele Kecamatan Pamona Puselemba pada Sabtu (12/04) kemarin.Dalam video yang berdurasi sekitar 15 menit tersebut dan viral dimedos secara terang-terangan para terlapor mempertontonkan dihadapan umum perekrutan anggota dari oknum Parpol yang tatacara penggantian atau pelepasan atribut dianggap melecehkan.
Ketua DPC Partai Golkar kabupaten Poso,Darmin Agustinus Sigilipu dalam ketrangannya kepada sejumlah media cetak dan elektronik usai melapor mengatakan dirinya bersama dua Parpol telah resmi melaporkan sejumlag kader partai Demokrat atas dugaan penginaan dan pelecehan Partai Politik .

Menurutnya ,para kader Partai Demokrat yang dikomandoi oleh Piet Ingkiriwang telah menghina tiga parpol diantaranya Golkar,PKPI dan Partai PDIP saat menggelar kampanye di Pamona Puselemba.
‘’ Jadi kami bersama rombongan dari tiga Parpol medatangi Bawaslu untuk melaporkan 4 orang kader yang sekaligus Caleg, atas dugaan penghinaan dan pelecehan,’’ Ungkap Darmin Agustinus Sigilipu yang ikut didampingi oleh Prederik Torunde ketua DPC PKPI kabupaten Poso Yames Salarupa serta beberapa kader parpol Golkar lainnya.
Darmin Agustinus Sigilipu yang juga selaku Bupati Poso secara rinci menjelaskan jika berdasarkan hasil rekaman video ,dalam kampanye tersebut beberapa petinggi Parpol diduga telah merencanakan aksi tersebut,dimana disela-sela kampanye ada pelepasan atribut Partai dan Baju milik partai PDIP yang dibuang kelantai,yang kemudian diganti dengan perlengkapan Parpol Demokrat,hal yang sama juga terjadi terhadap Partai Golkar dan PKPI.

Diakuinya ,seluruh laporan tersebut yang disertai dengan bukti visual rekaman video saat berkampanye telah diserahkan ke pihak Bawaslu Poso kabupaten Poso dan telah diterima untuk selanjutnya diperoses.
‘’ Jadi kalau saya liat kegiatan pencopotan atribut kepada ke 3 orang yang mengaku dari Parpol PDIP,Golkar dan PKPI adalah setingan,terbukti saat kampanye,sejumlah Parpol pendukung lainnya justru berkampanye dengan baik,bukan justru melecehkan atau menghina Parpol lain,’’ Ungkap Darmin Agustinus Sigilipu .
Sementara itu ditempat yang sama ,komisioner Bawaslu kabupaten Poso Cristian Uruwo usai menerima laporan ke tiga Parpol dalam keterangan persnya membenarkan adanya laporan yang disertai dengan barang bukti video.

Diakuinya,setelah laporan tersebut diterima, Bawaslu kemudian dalam jangka dua hari kedepan akan melakukan verifikasi syarat materil dan formiluntuk menguji laporan tersebut apakan memenuhi syarat materil dan formil,dan apabila memenuhi syarat maka akan dilakukan proses selanjutnya yaitu kalrifikasi baik pelapor ataupun pelapor serta saksi-saksi,jadi lebih tepatnya itu adalah proses klarifikasi dari terlapor.

‘’ Jadi hari ini ada Tiga Parpol yang datang ke Bawaslu untuk melaporkan peristiwa kampanye ,dalam laporannya yang menurut pelapor itu adalah penghinaan Parpol oleh parpol tertentu yang terjadi dikecamatan Pamona Puselemba.Menurutnya,mengacu kepada peraturan Bawslu no 7 tahun 2018, Jadi ada sekitar 4 nama yang dilaporkan oleh Tiga Parpol yang melapor dan merasa dilecehkan hari ini ,’’ Jelas Cristian Uruwo.
Secara rinci dalam laporan,pihak pelapor secara rinci melaporkan nama-nama dan tugas saat berkampanye ,sehingga diduga melakukan pelecehan ,penghinaan tiga Parpol.

Ke empat nama tersebut adalah Roland Marompa yang menyiarkan langsung ,Nilawati Lukman sebagai pembawa acara (MC),ketua DPC Partai Demokrat kabupaten Poso,Piet Inkiriwang selaku Caleg DPR RI bertugas melepas baju dan atribut partai dan Ellen Pelealu ketua DPRD kabupaten Poso diduga menyiapkan baju dan juga memasang kepada tiga orang yang diduga perwakilan dari tiga Parpol yang melapor.
Sebelumnya ,proses pelaporan ketiga Parpol atas dugaan penghinaan dan pelecehan Parpol dipimping langsung oleh Ketua DPC partai Golkar kabupaten Poso Darmin Agustinus Sigilipu dan diterima secara resmi oleh seluruh Komisioner Bawaslu Poso Abdul Malik Saleh ,Helmi Mongi dan Cristin Uruwo.Peoses pelaporan pun berlangsung aman dan tertib dan digelar diaula Bawslu kabupaten Poso.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter Captcha Here : *

Reload Image

Back to top button